Menggunakan Oli Mobil di Motor ? Why Not ?


NB : Artikel ini hanya bertujuan sharing, tidak bermaksud mempengaruhi siapapun

Halo, Bro n Sis sesuai judul artikel diatas, kali ini saya mau sharing mengenai penggunaan oli mobil (atau sebagian kalangan menyebutnya sebagai oli sesat) di motor pribadi saya Vario 150 eSP.


Apa sih tujuan pakai oli mobil di motor ?
Buat saya pribadi, menggunakan oli mobil di motor bertujuan untuk menghemat sumber daya alam yaitu minyak bumi. Memang oli mesin terdiri dari berbagai jenis misalnya, mineral, semi-synthetic, dan fully-synthetic. Untuk jenis oli yang mengandung unsur kata “synthetic” memang tidak murni menggunakan minyak bumi sebagai bahan dasarnya. Bisa Bro n Sis perhitungkan, 1 motor menggunakan oli 800 ml atau 1 liter yang akan diganti setiap bulan, berapa banyakah oli yang akan dibuang ? Tentu hal itu baik secara langsung maupun tidak langsung dapat berpengaruh pada lingkungan yang tentu saja jika lingkungan sudah rusak, membutuhkan waktu yang lama untuk memulihkannya kembali.

Lalu, apa sih keuntungan menggunakan oli mobil di motor ?
 Sebenarnya, ada beberapa keuntungan yang saya rasakan selama memakai oli mobil di motor saya. Pertama, usia pakai yang lebih panjang. Ya untuk hal ini sih memang sesuai dengan misi saya yang sudah dijelaskan diatas. Kedua, performa motor terasa lebih baik. Performa disini berbicara tentang kehalusan mesin, dan tarikan terasa enteng. Untuk urusan lain seperti top speed dan lain-lain sih itu ranahnya CVT dan mesin ya.

Apa gak rusak tuh mesinnya ?
Ya, gak lah, terutama untuk motor berjenis matic atau skutik. Karena motor jenis ini sistemnya sama seperti mobil yaitu, pelumas mesin dan pelumas transmisi terletak secara terpisah. Kalau mau lebih aman lagi, cari viskositas yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Misalnya, untuk motor Honda viskositasnya adalah 30wt, oleh karena itu cari oli mesin yang viskositasnya sama. Menggunakan viskositas yang lebih encer boleh saja asalkan motor masih tergolong baru.
Kalo untuk motor bertipe kopling basah gak bisa pake oli mobil dong ?
Eits, tetep bisa dong, asalkan spesifikasi olinya perlu diperhatikan. Seperti yang sudah kita tahu, oli mesin bisa memenuhi berbagai sertifikasi, diantara sertifikasi itu ada juga kok yang tidak bersifat “licin” sehingga aman untuk motor berkopling basah seperti jenis cub / sport. Untuk lebih jelasnya Bro n Sis bisa gabung di grup facebook “Long Drain Interval Community” atau di forum Kaskus juga ada.

Oke, sekian dulu sharing kali ini, sekali lagi artikel ini hanya bersifat sharing. Tidak bermaksud untuk mempengaruhi ataupun sejenisnya ya. Gak usah dijadiin bahan olokan, mau pake oli motor kek, oli mobil kek gak masalah kok. Enjoy